
Tim Satgas Pangan Sumsel Verifikasi Kesiapan OPLAH 2025 di Kecamatan Selat Penuguan
BANYUASIN - Staf Ahli Menteri Bidang Investasi Pertanian, Dr. Ir. Suwandi, M.Si., didampingi Kepala Balai Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Sumsel, Dr. Suharyato, S.P., M.P melakukan verifikasi kesiapan pelaksanaan kegiatan Optimasi Lahan Rawa (OPLAH) 2025 di Kecamatan Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin (13 Februari 2025). Turut hadir dalam verifikasi ini Tim Satgas Pangan BSIP Sumsel, Koordinator Fungsional Analis PSP Dinas Pertanian TPH Provinsi Sumsel, Koordinator Penyuluh, PPL, serta Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
Verifikasi dimulai dengan pertemuan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Selat Penuguan untuk mengidentifikasi kesiapan dan perkembangan kegiatan OPLAH. Selanjutnya, tim meninjau langsung lahan petani yang menjadi calon lokasi pelaksanaan program tersebut.
Kecamatan Selat Penuguan memiliki luas baku sawah (LBS) sebesar 10.119 hektar. Dari luasan ini diusulkan 5.196 hektar terlibat kegiatan OPLAH 2025 yang tersebar di sembilan desa.
Hasil verifikasi lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar lahan masih berstatus IP 100, dengan pola tanam reguler pada periode Oktober-Maret. Diharapkan melalui program OPLAH, indeks pertanaman dapat ditingkatkan, sehingga produksi pertanian semakin optimal.
Namun, beberapa tantangan masih dihadapi petani, seperti pH tanah yang rendah, serangan hama dan penyakit, serta kondisi saluran irigasi yang rusak atau bahkan buntu. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani sangat diperlukan untuk mengatasi kendala tersebut demi keberhasilan program OPLAH 2025. (YE, MDS, Ssw)